<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sumber Salah Kaprah EYD Yang Anda Mungkin Tidak Sadari #1</title>
	<atom:link href="http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/</link>
	<description>Scratching itch since 2008</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Aug 2011 01:45:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: arhcamt</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-1006</link>
		<dc:creator>arhcamt</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 11:20:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-1006</guid>
		<description>tidak bergerak: bergeming.
tidak peduli: acuh.

:D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tidak bergerak: bergeming.<br />
tidak peduli: acuh.</p>
<p> <img src='http://pedanticbastard.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: liezt</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-677</link>
		<dc:creator>liezt</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 09:33:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-677</guid>
		<description>Saya melihat penggunaan kata baku ini masih belum konsisten, bukan hanya penggunanya, tetapi juga dari penyusunnya. Contohnya adalah penggunaan kata per, yang dalam KBBI II ditulis terpisah dari kata dasarnya (contoh: per sen, per lima), tetapi dalam KBBI III ditulis bersambung (persen, perlima), kembali kepada penulisan baku dalam KBBI I. Ketidakkonsistenan tersebut dapat menyebabkan para pengguna bahasa bingung, karena yang diterima mereka saat sekolah dahulu ternyata berbeda dengan yang berlaku saat ini. 
Menanggapi penulisan kata-kata serapan dari bahasa Arab, bukankah kita telah mempunyai pedoman transliterasi Arab-_Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama, karena penyebutan beberapa kata tersebut berhubungan dengan hal agama (misalnya: salat-shalat, wudu-wudhu, Al Quran-Al Qur&#039;an), karena perbedaan lafaz saja sangat berpengaruh terhadap arti.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya melihat penggunaan kata baku ini masih belum konsisten, bukan hanya penggunanya, tetapi juga dari penyusunnya. Contohnya adalah penggunaan kata per, yang dalam KBBI II ditulis terpisah dari kata dasarnya (contoh: per sen, per lima), tetapi dalam KBBI III ditulis bersambung (persen, perlima), kembali kepada penulisan baku dalam KBBI I. Ketidakkonsistenan tersebut dapat menyebabkan para pengguna bahasa bingung, karena yang diterima mereka saat sekolah dahulu ternyata berbeda dengan yang berlaku saat ini.<br />
Menanggapi penulisan kata-kata serapan dari bahasa Arab, bukankah kita telah mempunyai pedoman transliterasi Arab-_Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama, karena penyebutan beberapa kata tersebut berhubungan dengan hal agama (misalnya: salat-shalat, wudu-wudhu, Al Quran-Al Qur&#8217;an), karena perbedaan lafaz saja sangat berpengaruh terhadap arti.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronny</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-627</link>
		<dc:creator>ronny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 08:53:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-627</guid>
		<description>Ngelink aja ke sini, gak usah copy paste.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ngelink aja ke sini, gak usah copy paste.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zed</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-626</link>
		<dc:creator>Zed</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 08:36:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-626</guid>
		<description>izin copas bwt di tempat laen yah Bro&#039; ksian niy...bnyk yang salah kaprah...thanks mungkin termasuk gw kali yah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin copas bwt di tempat laen yah Bro&#8217; ksian niy&#8230;bnyk yang salah kaprah&#8230;thanks mungkin termasuk gw kali yah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pungki</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-176</link>
		<dc:creator>pungki</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 13:32:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-176</guid>
		<description>bagaimana dengan kata senonoh dan tidak senonoh?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana dengan kata senonoh dan tidak senonoh?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Koen</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-173</link>
		<dc:creator>Koen</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 04:18:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-173</guid>
		<description>Hihi, maaf juga. Sebenernya komentar di atas bukan mengomentari artikel ini, tapi mengomentari tulisan entah oleh siapa entah di majalah apa di tahun yang sudah agak lama yang menyebutkan keharusan menggunakan tanda petik buka dan tutup.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hihi, maaf juga. Sebenernya komentar di atas bukan mengomentari artikel ini, tapi mengomentari tulisan entah oleh siapa entah di majalah apa di tahun yang sudah agak lama yang menyebutkan keharusan menggunakan tanda petik buka dan tutup.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronny</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-171</link>
		<dc:creator>ronny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:23:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-171</guid>
		<description>Thanks, Mas Koen. Tanda petik buka dan tutup di artikel ini memang mengikuti English typography karena merupakan default dari Wordpress, tanda kutip akan otomatis diubah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks, Mas Koen. Tanda petik buka dan tutup di artikel ini memang mengikuti English typography karena merupakan default dari WordPress, tanda kutip akan otomatis diubah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Koen</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-170</link>
		<dc:creator>Koen</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:18:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-170</guid>
		<description>Berbicara tentang EYD :), EYD hanya menunjukkan satu macam tanda petik ganda. Tidak ada tanda petik ganda pembuka dan penutup seperti di ejaan bangsa-bangsa Eropa. Peniruan tanda petik ganda pembuka dan penutup untuk alasan estetika sih OK OK saja (ini bukan kalimat baku berdasar EYD --red) (bahkan ini bukan kalimat, melainkan anak kalimat --pimred), tetapi bukan keharusan atau anjuran dari EYD.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berbicara tentang EYD <img src='http://pedanticbastard.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , EYD hanya menunjukkan satu macam tanda petik ganda. Tidak ada tanda petik ganda pembuka dan penutup seperti di ejaan bangsa-bangsa Eropa. Peniruan tanda petik ganda pembuka dan penutup untuk alasan estetika sih OK OK saja (ini bukan kalimat baku berdasar EYD &#8211;red) (bahkan ini bukan kalimat, melainkan anak kalimat &#8211;pimred), tetapi bukan keharusan atau anjuran dari EYD.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tweets that mention Sumber Salah Kaprah EYD Yang Anda Mungkin Tidak Sadari #1 — Pedantic Bastard -- Topsy.com</title>
		<link>http://pedanticbastard.com/2009/10/06/sumber-salah-kaprah-eyd-yang-anda-mungkin-tidak-sadari-1/comment-page-1/#comment-169</link>
		<dc:creator>Tweets that mention Sumber Salah Kaprah EYD Yang Anda Mungkin Tidak Sadari #1 — Pedantic Bastard -- Topsy.com</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:17:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pedanticbastard.com/?p=210#comment-169</guid>
		<description>[...] This post was mentioned on Twitter by AWE. AWE said: RT @pedanticbastard: Sumber Salah Kaprah EYD Yang Anda Mungkin Tidak Sadari #1 http://bit.ly/1a6ptJ (thanks to @ismanhs) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] This post was mentioned on Twitter by AWE. AWE said: RT @pedanticbastard: Sumber Salah Kaprah EYD Yang Anda Mungkin Tidak Sadari #1 <a href="http://bit.ly/1a6ptJ" rel="nofollow">http://bit.ly/1a6ptJ</a> (thanks to @ismanhs) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

